
Langkah Nyata Kemandirian Desa, Bupati Kukar Letakkan Batu Pertama Koperasi Desa Merah Putih dan Resmikan Peternakan Ayam
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sekaligus peresmian peternakan ayam petelur Program Ketahanan Pangan BUMDes Permata Desa Loa Duri Ulu. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 07.30 WITA, bertempat di kawasan Bukit Teratai, Desa Loa Duri Ulu.
Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan berbasis BUMDes. Kehadiran Bupati menjadi momentum penting bagi Desa Loa Duri Ulu dalam mengembangkan unit usaha desa yang berkelanjutan.


Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Loa Duri Ulu beserta jajaran staf, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, unsur TNI dan Polri yang diwakili oleh Danramil dan Kapolsek Loa Janan, para pelaku UMKM Desa Loa Duri Ulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan swasta yang turut mendukung pengembangan ekonomi desa.
Peletakan batu pertama Koperasi Desa Merah Putih menandai dimulainya pembangunan fasilitas ekonomi desa yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas koperasi, mendukung usaha masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa. Sementara itu, peresmian peternakan ayam petelur BUMDes Permata merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Loa Duri Ulu dan BUMDes Permata dalam mengembangkan potensi desa melalui sektor koperasi dan peternakan. Ia berharap program ini dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Loa Duri Ulu optimistis bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, pelaku UMKM, dan sektor swasta dapat mendorong terwujudnya desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.







