
“Kader Posyandu & Posbindu Loa Duri Ulu Dilatih Cara Baru, Apa Saja Isinya?”
Loa Duri Ulu, 28 September 2025 — Pemerintah Desa Loa Duri Ulu sukses menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Balita, Posyandu Remaja, hingga Posbindu Dewasa dan Lansia. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2025 ini menghadirkan materi yang beragam, tak hanya seputar kesehatan tetapi juga motivasi, refleksi, dan kekompakan.
Pelatihan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para kader desa yang setiap hari berhadapan langsung dengan masyarakat. Melalui materi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), para kader dibekali pemahaman penting tentang pelayanan dasar kesehatan yang wajib diberikan kepada masyarakat. Tak berhenti di situ, peserta juga diajak memahami peran posyandu dalam pengelolaan sampah, sebuah isu yang kerap dianggap sepele namun sangat berpengaruh pada kesehatan lingkungan.


Salah satu yang menarik adalah sesi Strategi Cepat dalam Integrasi Antar Posyandu. Materi ini menekankan pentingnya kerja sama lintas posyandu—balita, remaja, dewasa, hingga lansia—agar pelayanan kesehatan di desa berjalan lebih efisien, terkoordinasi, dan saling mendukung. Dengan integrasi ini, diharapkan tidak ada tumpang tindih program, sekaligus memperkuat sinergi kader dalam memberikan layanan yang komprehensif.
Yang membuat suasana semakin berbeda, sesi pelatihan juga diwarnai dengan refleksi ESQ dan motivasi untuk memperkuat mental dan semangat pengabdian. Materi Capacity Building pun turut memberikan bekal agar para kader lebih kompak, profesional, serta mampu berkolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.



Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasinya atas semangat para kader. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk mencetak kader desa yang tangguh, peduli, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dengan beragam ilmu dan pengalaman yang didapatkan, diharapkan para kader posyandu dan posbindu semakin siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan masyarakat. Lebih dari itu, pelatihan ini juga mempertegas bahwa membangun desa tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal manusia yang sehat, kuat, dan berdaya.








