
“Si Kecil Tanpa Sengat, Tapi Bikin Heboh! Kelompok Tani Hutan Gintung Dilatih Budidaya Kelulut”
Loa Duri Ulu – Dusun Gintung, Desa Loa Duri Ulu, menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan yang membuka peluang usaha baru bagi warga, khususnya anggota Kelompok Tani Hutan. Pada 10 Juli 2025, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pelatihan Budidaya Madu Kelulut dan Teknik Pemecahan Koloni yang diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan budidaya lebah kelulut (Trigona sp.), yang dikenal menghasilkan madu berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi yang menjanjikan. Selain itu, lebah kelulut juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui penyerbukan tanaman.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan usaha ramah lingkungan seperti ini.
“Potensi madu kelulut sangat besar, apalagi di wilayah Gintung yang dekat dengan kawasan hutan. Ini langkah maju untuk pemberdayaan ekonomi warga sekaligus pelestarian alam,” ujar beliau dalam sambutannya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi lengkap mulai dari pengenalan lebah kelulut, teknik pemeliharaan koloni, pemecahan koloni untuk pengembangan sarang, hingga teknik panen dan pengemasan madu yang higienis. Para peserta juga diajak praktik langsung di lapangan untuk mempelajari cara memindahkan koloni dan mengelola stup (sarang kelulut) dengan benar.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab dan praktik lapangan berlangsung. Beberapa peserta menyatakan keinginan mereka untuk segera memulai budidaya di lingkungan masing-masing setelah pelatihan ini.
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Kehutanan berharap kelompok tani hutan di Dusun Gintung dapat meningkatkan kapasitas dan kreativitas dalam mengelola potensi alam secara berkelanjutan, sekaligus membuka sumber penghasilan baru yang menjanjikan.





